Cara Mendirikan PT Perorangan untuk UMKM — Syarat, Biaya, dan Prosedurnya
- Juni 9, 2026
- Tim Enigma X Official
- 0
PT Perorangan — Badan Hukum Baru yang Mengubah Cara UMKM Berbisnis
Salah satu terobosan terpenting dari UU Cipta Kerja adalah lahirnya PT Perorangan. Sebelumnya, mendirikan PT membutuhkan minimal dua pendiri dan modal dasar yang cukup besar. Kini, seorang pengusaha tunggal pun bisa mendirikan PT sendiri — tanpa membutuhkan partner.
Ini bukan sekadar perubahan administratif. Ini adalah perubahan fundamental yang memberikan UMKM akses ke perlindungan hukum yang sebelumnya hanya dimiliki perusahaan besar.
Kenapa UMKM Perlu Berbentuk PT?
Ada tiga alasan kuat mengapa naik kelas ke bentuk PT sangat menguntungkan bagi UMKM:
-
Perlindungan Aset Pribadi
Dalam usaha perseorangan atau CV, utang bisnis bisa menyentuh aset pribadi Anda — rumah, tabungan, kendaraan. Dalam PT, tanggung jawab pemegang saham terbatas hanya pada modal yang disetor. Aset pribadi Anda terlindungi. -
Kredibilitas yang Lebih Tinggi
Klien besar, perbankan, dan investor cenderung lebih percaya pada badan usaha berbentuk PT. Ini membuka pintu untuk kontrak yang lebih besar, akses kredit yang lebih mudah, dan peluang kemitraan yang lebih luas. -
Kemudahan Akses Modal
PT lebih mudah mendapatkan pinjaman bank, investasi, dan program pendanaan pemerintah karena memiliki struktur hukum yang jelas.
Syarat Pendirian PT Perorangan
PT Perorangan dikhususkan untuk Usaha Mikro dan Kecil (UMK). Berikut syarat utamanya:
- Didirikan oleh 1 (satu) orang saja — tidak boleh lebih
- Pendiri adalah WNI (Warga Negara Indonesia) berusia minimal 17 tahun
- Modal usaha di bawah Rp 5 miliar (di luar tanah dan bangunan tempat usaha)
- Omzet tahunan di bawah Rp 50 miliar
- Memiliki e-KTP dan NPWP
- Didirikan oleh 1 (satu) orang saja — tidak boleh lebih
- Pendiri adalah WNI (Warga Negara Indonesia) berusia minimal 17 tahun
- Modal usaha di bawah Rp 5 miliar (di luar tanah dan bangunan tempat usaha)
- Omzet tahunan di bawah Rp 50 miliar
- Memiliki e-KTP dan NPWP
Penting: Jika modal atau omzet Anda sudah melebihi batas di atas, Anda tidak lagi memenuhi syarat PT Perorangan dan harus mendirikan PT biasa dengan minimal 2 pendiri.
Perbedaan PT Perorangan vs PT Biasa
| Aspek | PT Perorangan | PT Biasa |
|---|---|---|
| Jumlah pendiri | 1 orang | Min. 2 orang |
| Akta notaris | Tidak wajib | Wajib |
| Modal minimum | Tidak ada ketentuan | Sesuai AD/ART |
| Proses pendirian | Online via AHU, mudah | Lewat notaris, lebih kompleks |
| Biaya pendirian | Sangat rendah (PNBP saja) | Lebih mahal (biaya notaris) |
| Skala usaha | Mikro dan Kecil saja | Semua skala |
| Dewan komisaris | Tidak diperlukan | Diperlukan (min. 1) |
Langkah Mendirikan PT Perorangan Secara Online via AHU
Pendirian PT Perorangan tidak memerlukan notaris dan bisa dilakukan sepenuhnya secara online:
- Buka situs ahu.go.id (Administrasi Hukum Umum, Kemenkumham)
- Login atau buat akun baru
- Pilih menu 'PT Perorangan' lalu 'Pendirian'
- Isi formulir pernyataan pendirian secara mandiri (tanpa notaris)
- Pilih nama PT — sistem akan mengecek ketersediaan nama secara otomatis
- Bayar PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) sebesar Rp 50.000
- Tunggu pengesahan dari Kemenkumham — biasanya 1–3 hari kerja
- Lanjutkan ke OSS untuk mendapatkan NIB atas nama PT baru Anda
Biaya Mendirikan PT Perorangan
| Komponen Biaya | Estimasi |
|---|---|
| PNBP pengesahan Kemenkumham | Rp 50.000 |
| NPWP badan (gratis via DJP Online) | Rp 0 |
| NIB via OSS (gratis) | Rp 0 |
| Rekening bank atas nama PT | Tergantung bank |
| Jasa konsultan (opsional) | Rp 500.000 – Rp 2.000.000 |
| Total mandiri | ~Rp 50.000 |
| Total pakai jasa | ~Rp 550.000 – Rp 2.050.000 |
Berapa Lama Prosesnya?
Jika semua dokumen lengkap dan tidak ada kendala teknis, proses pendirian PT Perorangan bisa selesai dalam 3–5 hari kerja secara total: 1–2 hari untuk pengesahan AHU, ditambah waktu mengurus NIB dan NPWP badan.
Setelah PT Berdiri — Langkah Selanjutnya
- Daftar NPWP Badan di DJP Online atau kantor pajak terdekat
- Daftar NIB di OSS menggunakan data PT baru
- Buka rekening bank atas nama PT (bawa SK Kemenkumham dan NIB)
- Daftarkan karyawan ke BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan jika ada karyawan
- Pertimbangkan untuk mendaftarkan merek dagang ke DJKI
Kapan Harus Menggunakan Jasa Notaris atau Konsultan Hukum?
Meski PT Perorangan bisa didirikan sendiri, ada kalanya bantuan profesional lebih efisien:
- Jika Anda tidak familiar dengan sistem AHU dan OSS
- Jika Anda ingin memastikan tidak ada kesalahan pada dokumen yang bisa menyulitkan di kemudian hari
- Jika usaha Anda berencana tumbuh dan membutuhkan restrukturisasi menjadi PT biasa
- Jika bidang usaha Anda memerlukan izin sektoral tambahan
Ingin mendirikan PT Perorangan tanpa ribet? Kami membantu proses pendirian PT dari A sampai Z — termasuk AHU, NIB, NPWP badan, hingga pembukaan rekening bisnis. Konsultasi gratis!

